Memilih Mikrofon Khusus Vokal Yang Tepat

 

Memilih mikrofon khusus vokal yang tepat

Memilih mikrofon khusus vokal yang tepat sangat perlu menjadi konsen Anda. Kejelasan vokal sangat berpengaruh pada penilaian orang pada kualitas suatu sound system. Jika sound system Anda tidak bisa menampilkan suara vokal yang mantap, akan menimbulkan preseden buruk bagi kualitas sound system Anda. Akan menjadi sia-sia jika perangkat sound system dengan kualitas nomor satu menjadi tidak jauh beda dengan yang biasa saja hanya karena pemilihan mikrofon yang tidak tepat. Memahami spesifikasi ini dapat membantu Anda saat mencoba memutuskan mikrofon terbaik yang akan dibeli untuk penggunaan tertentu.

 Tanggapan Frekuensi  Suatu Mokrofon

Tanggapan frekuensi menandakan bagaimana mikrofon bereakasi terhadap frekuensi suara yang berbeda. Amikrofon dengan respon “datar” (sensitivitas yang merata) akan mempunyai tanggapan yang sama pada semua frekuensi  dalam spektrum yang masih dapat didengar oleh telinga manusia. Mikrofon ini dapat menghasilkan suara lebih natural. Dalam setiap spesifikasi mikrofon biasanya tercantum tanggapan frekuensi  dengan rentang antara 20Hz sampai dengan 20KHz. Tetapi pada kenyataannya setiap jenis mokrofon mempunyai tanggapan terhadap frekuensi  yang berbeda satu dengan lainnya. Juga pada kepekaan terhadap suara, seringkali berbeda juga. Sebagai contoh ada mikrofon yang merespon bagus pada nada rendah atau bass, ada juga yang bagus responnya pada nanda tinggi atau treeble. Beberapa mikrofon sengaja dirancang untuk merespons frekuensi tertentu secara berbeda. Misalnya, mikrofon instrumen untuk bass drum umumnya direkayasa agar lebih responsif terhadap frekuensi yang lebih rendah sedangkan mikrofon vokal akan lebih responsif terhadap frekuensi suara manusia.

  Kepekaan Mikrofon 

 Sensitivitas mikrofon bisa Anda ketahui dengan seberapa besar output listrik yang dihasikannya pada suara tertentu. Biasanya saat mengukur sensitivitas mikrofon, mikrofon ditempatkan di bidang suara referensi di mana tingkat tekanan suara (SPL) 94 dB (1 Pascal) pada 1000 Hz dipertahankan di mikrofon. (Beberapa vendor seperti Shure menggunakan 74 dB 0.1 Pascal). Perbedaannya adalah bahwa 94 dB SPL adalah intensitas suara khas seseorang yang berbicara dua belas inci jauhnya sementara 74dB SPL akan menjadi pembicara yang sama satu inci jauhnya. Mikrofon kondensor biasa mungkin memiliki nilai yang tercantum seperti "7mV/Pa" atau -43dBV dalam spesifikasi teknis. Kedua nilai ini memiliki arti yang sama, diekspresikan secara berbeda.

Jika dua mikrofon tunduk pada SPL yang sama dan satu menghasilkan tegangan output yang lebih tinggi, mikrofon tersebut dikatakan memiliki peringkat sensitivitas yang lebih tinggi. Meskipun mengetahui cara membaca/membandingkan sensitivitas mikrofon (output) itu penting, peringkat sensitivitas sebenarnya biasanya bukan pertimbangan utama dalam pemilihan mikrofon. Biasanya desain mikrofon untuk aplikasi tertentu berperan ketika produsen menentukan tingkat output yang sesuai. Misalnya, mikrofon dinamis biasanya kurang sensitif dibandingkan mikrofon kondensor karena umumnya digunakan cukup dekat dengan sumber suara. Tercantum di bawah ini adalah spesifikasi khas untuk tiga jenis transduser mikrofon yang berbeda:

  • Kondensor: 5.6mV/Pa (sensitivitas tinggi)
  •  Dinamis: 1.8mV/Pa (sensitivitas sedang)
  • Pita: 1.1mV/Pa (sensitivitas rendah)

Pengaruh Impedansi Terhadap Tanggapan Frekuensi

 

Impedansi adalah seberapa besar perangkat menahan aliran arus AC (seperti sinyal audio) dan diukur dalam ohm. Biasanya ketika mengacu pada mikrofon, "impedansi rendah" dianggap apa pun di bawah 600 ohm. "Impedansi sedang" akan menjadi 600 ohm hingga 10.000 ohm dan "impedansi tinggi" akan lebih besar dari 10.000 ohm. Semua mikrofon memiliki spesifikasi mengenai impedansinya - terkadang nilainya tertulis di mikrofon di suatu tempat, di lain waktu Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan manual teknis atau situs web produsen untuk menentukan nomornya. Secara umum, mikrofon impedansi rendah lebih baik daripada impedansi tinggi, dan cukup sering Anda dapat menggunakan impedansi sebagai pengukur kasar saat menentukan kualitas keseluruhan. Keuntungan mikrofon impedansi rendah adalah dapat digunakan dengan kabel yang sangat panjang dan kehilangan sinyal yang dapat diabaikan. Mikrofon dengan kabel berkabel dan jack 1/4" memiliki impedansi tinggi, sedangkan mikrofon yang membutuhkan kabel audio seimbang dan konektor xlr memiliki impedansi rendah.

Saat menghubungkan mikrofon Anda, penting untuk mengetahui tingkat ohm yang sesuai dari mixer atau amplifier suara. Mikrofon impedansi rendah harus selalu dihubungkan ke input dengan nilai impedansi yang lebih tinggi, jika tidak, akan terjadi kehilangan sinyal. Biasanya mixer audio "impedansi rendah" memiliki input dengan tingkat impedansi antara 1000 dan 2000 ohm, dan dirancang untuk bekerja dengan tingkat impedansi mikrofon tingkat yang lebih rendah.

 Tingkat Nose Yang Dihasilkan

 Noise diri adalah desisan listrik yang dihasilkan mikrofon. Biasanya spesifikasi noise diri adalah "A weighted", artinya frekuensi terendah dan tertinggi diratakan dalam kurva respons, untuk mensimulasikan respons sinyal telinga manusia dengan lebih baik. (Kami cenderung menganggap frekuensi suara mid-range lebih keras.) Sebagai pedoman umum, spesifikasi noise otomatis A Weighted SPL 18dB atau kurang adalah yang terbaik.


Saya adalah manusia biasa dengan keadaan sederhana dalam segala hal.Tetapi saya tetap bersyukur dengan apa yang ada pada kehidupan saya.

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
IdeKreatif
Saya adalah manusia biasa dengan keadaan sederhana dalam segala hal.Tetapi saya tetap bersyukur dengan apa yang ada pada kehidupan saya.
Lihat profil lengkapku